TRAVELING


Sunday, January 4, 2009

London hotels and accommodation

EasyToBook.com is the virtual gateway for you when you intend to take a break from your hectic daily schedule and search for London hotels. Since London lures in the maximum number of globetrotters to its shores, proper guidelines on London hotels is a must for visitors. EasyToBook.com is the web address that provides you a comprehensive list of hotels in London at your fingertips. Through EasyToBook.com you will be able to browse through all quality accommodation options matching your budgetary limitations in London hotels. In tandem with the stringent quality standards maintained by our expert staff, at EasyToBook.com, we guarantee you a comfortable and hassle-free stay at some of the best London hotels.

London is the capital city of England and whole of United Kingdom as well. Apart from this regular political identity, thanks to the huge expansion of the British Empire, this city once had the rare honour to be the capital of quarter potion of the earth's surface and now boasts of some of the most popular London hotels. The sun may finally have set on the British pageantry but London continues to bask in the legacy, as today it is the richest and most populated city in Europe with luxurious London hotels around. In fact, the ethnic diversity of London is one of a kind in the world where a common Londoner can be of any origin - English, African, Indian, Pakistani or Bangladeshi. Since this city is a global destination with an array of world-class entertainment and business facilities, need for London hotels is always growing. It is also the residence of the Monarchy of Britain and the Parliament Seat of the country. Political turmoil and economic upheavals at London are powerful enough to send a ripple effect beyond the United Kingdom, that is, whole of Europe. Tourists flocking around Tower Bridge and Big Ben are always in search of good London hotels that warmly welcomes them with efficient services and best rates. And the famous London Underline transportation ensures you that you are never far away from the greenery of Hyde Park or the bustle of Oxford street shops. Anchoring one of the best London hotels, visiting important sights of Soho, Trafalgar Square, Piccadilly Circus, Leicester Square, Buckingham Palace and Regent Street becomes really easy. Come enjoy the luxuries of London!!

Posted by Ryan :: 9:49 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------

Thursday, January 1, 2009

Hotel dan Resort Bintang 5 di Jakarta

Lihat Gambar
Kota metropolitan Jakarta selalu menjadi salah satu tujuan berwisata, baik bagi turis asing maupun anak negeri sendiri. Rasanya belum afdol kalau belum pernah menginjakkan kaki di ibukota tercinta ini. Di sini ada beberapa hotel bintang 5 yang terkemuka di Jakarta.

Hotel Sultan, Jakarta Pusat

Hotel bintang 5 ini memiliki 694 kamar, harga yang ditawarkan mulai dari US$87 (setara dengan Rp800ribu) hingga US$172 (setara dengan Rp1,6jutaan). Harga sudah termasuk pajak, pelayanan, dan makan pagi.

Hunian mewah ini hanya sejauh 5 menit dari pusat kota dan 40 menit dari bandara Sukarno Hatta, lokasinya juga dekat dengan Senayan dan JCC.

Tiap kamarnya dirancang dengan kemewahan dan kenyamanan yang dijamin akan membuat anda betah.

Beragam fasilitas yang ditawarkan di sini antara lain 13 lapangan tenis, lapangan squash, ruang spa, tempat fitness, tempat joging, salon kecantikan, dan kolam renang. Ada juga taman bermain untuk anak-anak.

Kemegahan bangunannya mengundang decak kagum, bahkan saat anda hanya mengamatinya dari kejauhan.

Hunian ini layak dinikmati bagi para pecinta kemewahan sejati.

Informasi selengkapnya, hubungi: +62 21 570 3600.

Anda bisa langsung datang ke alamat:

Jl.Gatot Subroto, P.O. Box 3315, Jakarta 10002, Indonesia.

Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara

Hotel ini berlokasi dekat dengan keramaian daerah Mangga Dua, selangkah saja dengan pusat perbelanjaan, tempat makan, dan pusat grosir Mangga Dua.

257 kamarnya didesain dengan gaya Asia dan memiliki standar kenyamanan tingkat tinggi, ditawarkan dengan harga mulai dari US$84 (setara dengan Rp700ribuan) sampai US$164 (setara dengan Rp1,5jutaan).

Harga sudah termasuk pajak, pelayanan, dan makan pagi ala Amerika. Tiap kamar dilengkapi dengan AC, TV, sambungan internet, telepon, dan bar mini.

Hotel ini memiliki fasilitas kolam renang yang wah, serta ruang spa, sauna dan jacuzzi. Selain bermanja dalam hotel, anda yang hobi berburu barang-barang bermutu namun dengan harga miring bisa berbelanja sepuasnya di pusat belanja Mangga Dua.

Informasi selengkapnya, hubungi: +62 21 6231 2800.

Alamat hotel: JL Gunung Sahari Raya No 1, Jakarta 14420, Indonesia.

Sheraton Media Hotel & Towers, Jakarta Utara

Hotel bintang 5 ini memiliki 350 kamar, harga yang ditawarkan mulai dari US$97 (setara dengan Rp900ribuan) hingga US$148 (setara dengan Rp1,3jutaan). Harga sudah termasuk pajak, pelayanan, dan makan pagi menu Amerika.

Hunian mewah ini hanya 30 menit dari bandara Sukarno Hatta dan 10 menit dari Ancol.

Fasilitas hotel ini dapat memenuhi kebutuhan para pengusaha untuk melakukan transaksi bisnis maupun beristirahat dengan nyaman setelah sibuk dalam kepadatan kota Jakarta.

Beragam fasilitas lain juga ditawarkan di sini antara lain lapangan tenis, ruang spa, tempat fitness, tempat joging, salon kecantikan, restoran dan kolam renang.

Informasi selengkapnya, hubungi: +62 21 626 3001.

Alamat hotel: Jl. Gunung Sahari 3, Jakarta, 10720, Indonesia.

Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan

Arsitektural bangunannya akan membuat kagum setiap mata yang memandang.

Hotel ini cocok baik bagi pelancong yang hanya ingin berlibur dengan menikmati kemewahan hotel, namun cocok juga bagi pebisnis tulen, karena letaknya yang dekat dengan pusat keramaian Jakarta dan daerah perbisnisan di Jakarta.

Tiap kamarnya dilengkapi dengan balkon, dimana tamu dapat melihat keindahan Jakarta. Tersedia juga sambungan internet dan mesin fax bagi para pebisnis. Harga yang ditawarkan mulai dari US$208 (setara dengan Rp1,9jutaan) hingga US$474 (setara dengan Rp4,4jutaan), termasuk pajak dan makan pagi.

Menu makanan yang disediakan bervariasi mulai dari masakan rumah hingga internasional, dengan cita rasa eksotik.

Selain itu, terdapat 2 kolam renang dan ruang spa untuk memanjakan diri anda.

Informasi selengkapnya, hubungi alamat:

Jl.Brawijaya Raya No 26 Kebayoran Baru Jakarta 12160 Indonesia.

Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan

Hotel yang sering menerima banyak penghargaan ini memberi banyak sumbangsih di dunia industri perhotelan di Indonesia.

365 kamar ditawarkan mulai dari US$165 (setara dengan Rp1,5 jutaan) sampai US$276 (setara dengan Rp2,5jutaan).

Kemewahan kualitas dunia ditawarkan di sini, mulai dari kolam renang yang indah, tempat spa, tempat fitness, lapangan tenis dan banyak lagi lainnya.

Lokasinya hanya 45 menit dari bandara Sukarno Hatta, dekat dengan beragam tempat wisata seperti Monumen Nasional, Sea World, Taman Ismail Marzuki, Ancol dan TMII.

Menu makanan mulai dari masakan Asia, Kanton, dan masakan internasional lainnya tersedia di Season Cafe, The Steak House, La Ching, dan The Deli and Poolside Restaurant.

Minuman beralkohol dapat dinikmati di bar hotel yang didesain senyaman mungkin bagi para tamu untuk bersantai ria.

Informasi selengkapnya, hubungi alamat:

Jl. H.r. Rasuna Said Jakarta 12920 Indonesia.

Hotel Grand Hyatt, Jakarta

Hunian ini diakui sebagai salah satu hotel terbaik di Jakarta. Turis asing kerap singgah di hotel yang menyediakan akses mudah ke berbagai tempat wisata ini.

Ada 428 kamar mewah dengan berlimpah fasilitas seperti 2 botol air mineral, DVD player, TV, alat setrika, telepon, pengering rambut dan masih banyak lagi.

Fasilitas lain yang disediakan adalah jasa pencucian baju, jasa parkir, penata rambut, dan pemandu wisata.

Ada banyak restoran di hotel ini, salah satu yang terkenal adalah The Grand Cafe yang berlokasi di lobi hotel. Menu Indonesia, Eropa, dan Asia dihidangkan di sini.

Selain itu ada restoran Jepang, menyediakan sushi, sashimi, tepanyaki dan makanan lezat lainnya yang pasti menggoyang lidah anda. Bagi penggemar seafood dan steak dapat singgah ke Seafood Terrace and C's Steak.

Informasi selengkapnya, hubungi alamat:

Jl. Mh Thamrin Kav. 28-30 Jakarta 10230 Indonesia


Posted by Ryan :: 11:27 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------
LAU KAWAR LAKE

Photobucket
Kawar/Lau Kawar Lake is one of the tourist attractions in Karo Regency ranged about 100 hectare. The distance from Medan City is about 85 Km. This tourist attraction crowded with domestic and foreign tourists on Saturday and on Sunday as well as on holidays.

Legend Of Lau Kawar
The rice harvest season has arrived in Kawar village. The entire citizen was happy with the rice crops that had turned yellow and ripe. Likewise the Kawar village chief was definitely delighted since he had a very wide field. What the village chief hoped for now evidently was granted in this year. As the expression of gratitude to God, the Kawar Village chief held a Guro-Guro Aron Drum party in his field for four day and four the night. The entire citizen was invited to that extraordinary party.

Because the invitation was send by the village chief no one dare to refuse the invitation except an old woman, the mother of the village chief. This woman was alone in the house, while all of her child and grandchild went to the party. Continuously some faint drum voices from time to time could be heard from her bed. Around midday the danced was stopped for lunch break. The village chief and the whole villagers were having luxurious and abundant lunch. Beef and goat as well as pig and chicken were served in the meals; everyone was full, satisfied and happy. But this was just the first day.

After resting for a moment, the dancing and singing was continued came guided by the village chief's child. Strangely while dancing in the afternoon the village chief called his small child, apparently he remembered his mother who was left was alone and hungry at home. Rice with decent side dishes was prepared. The small child was told to deliver it to his grandmother house. However unfortunate fate once again fell on the grandmother, he forgot to delivered the lunch in time, even food he should be delivering was opened by him in the middle of the road and all beef, goat, chicken, and pig was eaten until only the bones left and then the grandchild packed the bone into the original parcel.

Although the lunch was arrived very late on the afternoon but the grandmother still smile to her grandchild who came to bring the lunch. After delivering the lunch, the grandchild then returns the field immediately. Thus the old woman with great difficulty got up from the bed to eat. But when the parcel in opened the grandmother startled because there are only bones in it. For a long time the baffled grandmother gazed at the parcel, did not realized his tear fell wetted his wrinkled cheek. Indeed the grandmother's fate was poor. The child whom she raised into a respected village chief has forgot his mother. The grandmother's conscience was very sad, disappointed and angry. She cried, and swore "I who give birth and raised you, till you have the respected position evidently you could not respect your own parents, this mother's milk as the witness my child, for that is swore” her tears continued to fell on her cheek. Not long afterwards the words of this unfortunate grandmother was granted, dark dew began to close the sky, as the day got dark. Lightning and the thunder swarmed continuously. The whole citizen who was celebrating the party began to panic; moreover the rain began to pour down rapidly.

The party was ended instantly; the entire citizen ran looking for a sheltering place. But the rain does not care, the rain continuously poured down for seven day and seven the night, then suddenly a flood happened. Kawar village that located precisely under Sinabung Mountain Foot was sunk. Nothing could be saved. Kawar village then became a lake, which today known as the Lau Kawar Lake.


Posted by Ryan :: 10:30 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------
TONGGING

Photobucket
Tongging was located 112 km from Medan City. This area is located near to Sipiso-piso Waterfall with 360-foot height. From this place, we could enjoy picturesque scenery of Toba Lake. In the intersection of Merek we could turn to Sipiso-piso in Mount Tandukbenua slope (1.947 m. from sea level).

The surrounding panorama indeed is very much enchanting. From the balcony of the two leveled guesthouse that was located in the south of this plateau, the visitor could see the calm and beautiful nature of Toba Lake.

Posted by Ryan :: 10:28 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------
Pulau Nias

Nias Island lies about 125 km of west Sumatra Island on the Indian Ocean. It is part of North Sumatra Province. The water surround the island is great for sea activities, such as surfing and scuba diving. The people also have curious culture, which will enrich visitor's heart.

The island has some prehistoric remains, which built on megalithic Stone Age, and considered came from the oldest megalithic culture in Indonesia.The local call their land as Tano Niha or "land of the People", while the people calls them selves as Ono Noha. Ethnically, the Niasers are involved in to the Ptoto-Malay ethnic who once ever get with the Asian Proto-mongoloid world. Niasers speak a kind of language related to Malagasy. Because of the similarity in languages, custom, body size of the Niasers with the Bataks on Sumatra mainland, it is possible that the Niasers have derived from the Bataks.

Surfers will call this island "Paradise on Earth". Together with its beautiful white sandy beach, Lagundri Bay challenge surfers with spectacular waves. In the high season, the waves told to be as high as 3.5 meters. The waves of Sorake Beach on Lagundri Bay have ranked to be within the best ten waves of the world. It is true if some surfers referred of Sorake Beach waves as "the most notorious right-band reef breaks". There are events held for surfers, including the World Professionals Qualifying Series. Surfers are better being ready when your heart cannot leave this island after a visit.

Enormous breakers pummel of Nias Island attracting the best surfers in the world to Lagundri Beach. The unforgiving power attacking the shore seems to have bred the same qualities in the people, whose militaristic culture has fascinated anthropologists for decades. This island lies off West Sumatra in the Indian Ocean. Bawomataluo and Hilisimae villages are curious places to visit, where visitors can see performances of traditional war dances and thrilling high- jump sports, i.e. people making dangerous leaps over 2 meter-high stones. Typical scenes are dancers clad in traditional costumes with bird feathers on their heads, a hall for the Chief-of Tribe built on wooden logs with stone chairs weighing up to 18 tons. There are daily flights from Medan to Nias Island.

To reach this place, there is weekly ship from Jakarta (the capital city of Indonesia) to Gunung Sitoli; There are Ferries from Sibolga to Gunung Sitoli, Teluk Dalam, or Lahewa every day; Before the crisis hit Indonesia, there is daily flight from Medan to Gunung Sitoli, however it is less frequent nowadays. Gunung Sitoli is the capital city of Nias and it is the center of administration and business affairs of regency. There are several travel agencies hotels, public busses and rental cars to support tourism here. There are also some government and private banks available.

Geographically
Nias Island lies on 10 30' north latitude and 970 98' east longitudes. It covers of 5,625 km2 areas, which is mostly lowland area of ± 800 m above sea level.

Population
It is the biggest in a group of islands on Sumatra side that is part of North Sumatra province. This area consists of 131 islands and Nias Island is the biggest. The population in this area is about 639,675 people (including Malay, Batak, and Chinese). Nias has a very unique culture and nature, which is far different from other areas in North Sumatra. This is because of its separate and remote location from the rest of Sumatra.


Posted by Ryan :: 9:08 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------

Tuesday, December 30, 2008

Wisata di Berastagi

GUNUNG SIBAYAK

Gunung Sibayak yang terletak didataran tinggi Karo dengan ketinggian 2.094 m dari permukaan laut. Gunung yang keadaan puncaknya yang sudah porak poranda karena letusan di masa lalu ini bisa dicapai dari dua tempat yaitu: dari desa Raja Berneh (Semangat Gunung) dan dari kota Brastagi. Gunung Sibayak ini merupakan gunng api yang masih aktif, dan mempunyai kawah yang cukup landai untuk dituruni dan tampak tidak terlalu berbahaya asalkan jangan terlalu dekat.

Gunung ini tidak begitu sulit untuk didaki bahkan oleh seorang pemula sekalipun. Seperti halnya Gunung Gede di Jawa Barat, gunung ini selalu ramai dikunjungi oleh para pendaki lokal dimalam minggu. Mereka biasanya mulai mendaki sekitar jam 02.00 dini hari untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit dipuncak gunung ini.

Dari puncak gunung ini kita bisa menyaksikan pemandangan kota Medan di kejauhan.
Faktor kondensasi di gunung ini sangat tinggi yang menyebabkan seringnya terlihat kabut yang bergerombol didaerah puncak.





TAHURA (TAMAN HUTAN RAKYAT BUKIT BARISAN)

Tahura Bukit Barisan merupakan Tahura ketiga di Indonesia yang ditetapkan oleh Presiden dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No. 48 Tahun 1988 tanggal 19 Nopember 1988. Pembangunan Tahura ini sebagai upaya konservasi sumber daya alam dan pemanfaatan lingkungan melalui peningkatan fungsi dan peranan hutan.
Tahura Bukit Barisan adalah unit pengelolaan yang berintikan kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi denga luas seluruhnya 51.600 Ha. Sebagian besar merupakan hutan lindung berupa hutan alam pegunungan yang ditetapkan sejak jaman Belanda, meliputi Hutan Lindung Sibayak I dan Simancik I, Hutan Lindung Sibayak II dan Simancik II serta Hutan Lindung Sinabung.
Bagian lain kawasan Tahura ini tersiri terdiri dari CA/TW. Sibolangit, SM. Langkat Selatan TW. Lau Debuk-debuk dan Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit.


Flora dan Fauna
Kawasan hutan ini didominasi oleh jenis-jenis pohon pegunungan baik jenis lokal maupun yang berasal dari luar. Beberapa jenis tersebut antara lain : Pinus Merkusii, Altingia exelsa, Schima wallichii, Podocarpus sp, Toona surei dan jenis yang lain seperti Durian, Dadap, Rambutan, Pulai, Aren, Rotan, dan lain-lain.
Jenis tanaman yang berasal dari luar diantaranya : Pinus caribeae, pinus khasia, Pinus insularis, Eucalyptus sp, Agathis sp, dan lain-lain.
Beberapa fauna yang hidup di kawasan ini antara lain : monyet, harimau, siamang, babi hutan, ular, elang, kecil, rusa, treggiling, dan lain-lain.

Wisata
Sebagian dari Kawasan Tahura, terutama sekitar Tongkoh dan Brastagi telah berkembang menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang penting di Sumatera Utara.
Faktor penunjang utama sebagai obyek wisata adalah udara yang sejuk, vegetasi alam yang baik dan pemandangan alam yang indah, sumber air dan danau Toba serta budaya yang memikat.
Disamping itu sarana prasarana juga cukup memadai, seperti : jalan raya dengan kondisi yang baik dan mulus yang menghubungkan sebagian besar kawasan Tahura, sarana akomodasi dan penginapan, lokasi perkemahan dan jalan setapak dibeberapa kawasan.
Bagi yang berminat didunia penelitian (research), Tahura Bukit Barisan juga dapat dijadikan gudang ilmu pengetahuan. Penelitian tidak terbatas pada bidang flora dan fauna saja tetapi juga mencakup bidang hidrologis serta sosial budaya.
Sarana akomodasi dan penginapan sudah tersebar disekitar, mulai dari Sibolangit sampai dengan Brantagi baik berupa penginapan sederhana maupun hotel berbintang taraf international. Sebagai jantung utama Tahura Bukit Barisan berada di Tongkoh.
Di Tongkoh ini telah disediakan fasilitas penginapan, ruangan primer, perpustakaan, restoran, panggung budaya, juga aktrasi tunggang gajah, serta sarana karantina satwa. Selain untuk wisata , lokasi Tongkoh juga cocok untuk kegiatan penelitian, olah raga misalnya Lintas Wisata Alam dsb.
Masyarakat yang bermukim disekitar Tahura Bukit Barisan terdiri dari suku Melayu, Karo, Aceh dan Batak. Mata pencarian penduduk utamanya adalah petani dan pekebun. Produksi utama sayur mayur adalah kol, buncis, wortel, sawi, buah-buahan seperti jeruk Tanah Karo sangatlah terkenal demikian pula buah markisa banyak dikebunkan disini dan dapat dinikmati rasanya dalam bentuk sirup markisa.
Pemerintah Daerah sangat berkenan dalam pengembangan budidaya ini, misalnya dalam pentas budaya, pameran buah dalam Festival Buah yang diselenggarakan tiap tahun dsb. Upaya pelestarian budaya, budaya juga dilakukan terhadap peninggalan rumah adat seperti di Lingga.
Kawasan Tahura Bukit Barisan memiliki dua buah Gunung yaitu Gunung Sibayak (2.211 m) dan Gunung Sinabung (2.451 m), gunung ini sering menjadi tantangan bagi para pendaki untuk menaklukkannya. Dianjurkan bila ingin mendaki gunung ini minta izin lebih dahulu kepada instansi yang berwenang, untuk persiapan segala sesuatu serta sangat diperlukan adanya pemandu keselamatan.


KAMPUNG LINGGA

Kampung Lingga terletak di ketinggian sekitar 1.200 m dari permukaan laut, lebih kurang 15 km dari Brastagi. Lingga merupakan perkampungan Batak Karo yang unik, memiliki rumah-rumah adat yang diperkirakan berumur 250 tahun, tetapi kondisinya masih kokoh. Rumah tersebut dihuni oleh 5-6 keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Rumah adat Karo ini tidak memiliki ruangan yang dipisahkan oleh pembatas berupa dinding kayu atau lainnya.



Objek wisata budaya terdapat di kampung Lingga lk 16 km ke arah selatan kota Brastagi. Sarana jalan cukup baik, dan transportasi umum tersedia. Kampung Lingga memiliki bangunan tradisional seperti: rumah adat, jambur, geriten, lesung, sapo page dan museum karo. Geriten, digunakan sebagai tempat penyimpanan kerangka mayat keluarga tertentu yang dianggap istimewa. Rumah adat karo mempunyai ciri serta bentuk yang sangat khusus, didalamnya terdapat ruangan yang besar dan tidak mempunyai kamar-kamar. Satu rumah dihuni 8 atau 10 keluarga. Rumah adat berupa rumah panggung, tingginya kira-kira 2 meter dari tanah yang ditopang oleh tiang, umumnya berjumlah 16 buah dari kayu ukuran besar.


Kolong rumah sering dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan kayu dan sebagai kandang ternak. Rumah ini mempunyai dua buah pintu, satu menghadap ke barat dan satu lagi menghadap ke sebelah timur. Di depan masing-masing pintu terdapat serambi, dibuat dari bambu-bambu bulat (disebut ture). Ture ini digunakan untuk tempat bertenun, mengayam tikar atau pekerjaan lainnya. Atap rumah dibuat dari ijuk. Pada kedua ujung atapnya terdapat segitiga, disebut ayo-ayo. Pada puncak ayo-ayo terdapat tanduk atau kepala kerbau dengan posisi menunduk ke bawah. Selain itu Jambur ini digunakan sebagai tempat musyawarah, tempat mengadili orang-orang yang melanggar perintah raja dan adat yang berlaku.


GUNDALING

Bukit Gundaling dengan ketinggian 1.575 meter dari permukaan laut berjarak 3 km dari kota Brastagi. Untuk mencapai bukit ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan sado. Di bukit ini terdapat taman yang indah, tempat bersantai dan sarana jalan setapak untuk olahraga yang mengitari puncak bukit Gundaling. Dari puncak bukit dapat dinikmati panorama gunungapi Sibayak dan gunungapi Sinabung yang mengagumkan.



SIPISO PISO

Sipiso-piso terletak lebih kurang 24 km ke utara Kabanjahe menuju ke arah Danau Toba, merupakan air terjun yang terkenal dengan ketinggian lebih kurang 360 kaki sebelum mengalir ke Danau Toba. Daerah ini memiliki pemandangan yang indah seperti daerah Tao Silalahi yang berada di dekatnya dan terletak di bagian utara Danau Toba.


LAU DEBUK DEBUK

Lau Debuk-debuk merupakan sebuah desa yang memiliki sumber air panas dengan kandungan belerang, banyak dikunjungi oleh turis untuk menikmati hangatnya air belerang dalam suasana kesejukan udara pegunungan. Desa ini terletak lebih kurang 10 km dari Bandar Baru menuju Brastagi, di kaki gunung Sibayak yang memiliki ketinggian sekitar 2.100 km dari permukaan laut

Daerah wisata gunung api ini terletak pada ketinggian lk 1500 meter dpl. dan berada di bagian selatan gunung api Sibayak, termasuk ke dalam desa Daulu dan Semangatgunung, Kabupaten Dati II Karo. Kawasan ini sudah merupakan wilayah objek wisata gunungapi dan merupakan Lintas alam untuk pendakian menuju gunungapi Sibayak. Lokasi ini dapat ditempuh dari kota Brastagi dengan menggunakan kendaraan roda 4. Mata air panas muncul melalui retakan dari aliran lava di daerah selatan lereng gunungapi Sibayak. Mata air panas ini kemudian ditampung didalam kolam. Pengelolaan kolam pemandian ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Dati II Karo dan masyarakat setempat.

Kolam pemandian air panas yang dikelola Pemda Dati II Karo, terletak di desa Daulu. Kolam pemandian terdapat 5 buah dengan temperatur air 350 C dan temperatur udara saat itu sekitar 270 C.Terdapat beberapa kolam di desa ini seperti pemandian kolam air panas alam Sibayak, yang dikelola oleh masyarakat setempat dan saat ini ramai dikunjungi pengunjung. Sebagian pendaki banyak memanfaatkan kolam-kolam air panas ini untuk melepaskan kepenatannya selama pendakian dengan cara berendam di dalam kolam tersebut.

Source: Tanah Karo

Posted by Ryan :: 10:25 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------

Monday, December 29, 2008

Danau Toba











Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Asal-usul

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2800km3, dengan 800km3 batuan ignimbrit dan 2000km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari cina sampai ke afrika selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 KM diatas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkan soal itu.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

Source: Wikipedia


Posted by Ryan :: 11:09 PM :: 0 comments

Post a Comment

---------------oOo---------------